Jelang peringatan Kemerdekaan negara kita tahun ini saya lagi mikir-mikir apa yang kita bisa banggakan dari negara kita. Citra negatif yang terlanjur melekat dan ditambah tragedi bom di Jakarta jadi membuat miris dan pesimis.
Kadang iri juga dengan negara tetangga Singapura, Malaysia, Thailand yang terus maju dan adem ayem aja. Tapi di Negara kita, kadangkala kita mikir-mikir apa yang kita bisa banggakan dari negara kita. Citra negatif yang terlanjur melekat dan ditambah tragedi bom Bali I dan Bom Bali II serta Bom lainnya yang terjadi di wilayah kita, kasus suap menyuap, korupsi, saudara-saudara kita terlilit kemiskinan masih banyak, bencana alam gempa maupun banjir dibeberapa wilayah kita jadi punya perasaan miris dan pesimis kalau kita lihat dari kaca mata negative .
Tapi kita berusaha menggali potensi yamng memperdayakan diri, yang memotipasi diri kita bangkit Karena itu saya mencoba berpikir dan melihat dengan kacamata positif bahwa sebenarnya di tengah citra negatif dan kondisi runyam bangsa ini, sebenarnya masih ada yang patut kita syukuri dan kita banggakan. Emang ada? Yuk kita tengok sama-sama:
1. Indonesia adalah Negara demokrasi
Dari 10 negara ASEAN, praktis Indonesialah yang sudah mencapai taraf demokrasi dan mulai mendekati ideal sehingga beberapa pemimpin dunia menyebut Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, setelah India dan Amerika Serikat. Ck,,,, ck,,,, ck,,. Demokrasi di Indonesia juga memungkinkan siapapun bisa mencalonkan diri sebagai caleg ataupun capres dan cawapres. Tertarik jadi caleg atau capres di pemilu mendatang?
2. Tempat wisata yang terbentang luas di mana-mana.
Sektor wisata alam Indonesia menawarkan banyak keanekaragaman tujuan wisata: gunung, pantai, danau dan kehidupan bawah laut. Mulai dari ujung Sumatra, Jawa, Kalimantan, Maluku, Bali, NTT dan ujung Papua. Baik wisata budaya, pariwisata panorama alam, wisata laut/pantai wisata flora & fauna, pokoknya top deh. Saya aja belum sempat mengunjungi sebagain tempat-tempat wisata top di Indonesia "the most beautiful country". Ha ha ha. Indonesia berada pada posisi yang luar biasa, saya tahu karena saya sangat bersyukur Tuhan memberkati memberikan saya kemudhan dan tuntunan serta kemampuan untuk bisa mendapatkan apa yang saya harap. Saya telah dimampukan berkeliling mengunjungi beberapa Negara diantaranya di di bulan Agustus 2008 keliling Finlandia selatan sampai wilayah tengah selama 2 minggu, bulan February 2009 mengunjungi spanyol bagian tengah (Madrid) sampai ke bagaian wilayah utara selama 3 minggu, pada bulan July 2009 sampai awal agustus saya melakukan perjalanan selama satu bulan lebih mengunjungi America lathin (Paraguay, Brasil, argentina, Uruguay) dan dalam perjalan balik juga mengunjungi beberapa Negara yang dilewati di Africa bagian selatan, ini sungguh luar biasa kita dilahirkan di Indonesia pada wilayah sorganya dunia “paradise of the words”. Sungguh ini bukan mengada ada, jangan heran kenapa banyak orang asing yang kepingin punya rumah dan tinggal di wilayah kita.
3. Seni budaya yang beraneka ragam
Seni budaya kita sangatlah kaya, unik dan luar biasa bahkan bisa, seperti yang yang telah saya pernah baca bahwa disini dapat menginspirasi musisi klasik dunia. Claude Debussy, musisi klasik dunia dari Perancis bahkan terinspirasi oleh Gamelan Jawa. Karyanya seperti Pagodes (Pagoda), d’Estampes (ilustrasi), dua belas prelude (1910 – 1913), La fille aux cheveux de lin (Gadis berambut linen), Feulis mortes (Daun – daun kering) dan masih banyak lagi karya lainnya adalah hasil inspirasi musik Gamelan Jawa... Bali dan yang lain. Khazanah seni dan budaya Indonesia yang unik itu terus mengundang decak kagum dan memberi inspirasi bagi banyak orang bahkan termasuk orang asing sampai hari ini. Padahal belum tentu orang Indonesia bangga karenanya... Musik, tarian, kerajinan daerah kita sangatlah menarik dan mengundang pesona. Ketika saya berkunjung ke Bandung dan melihat musik angklung dimainkan orang asing, serta pernah lihat pertunjukan suatu tarian Bali yang ditarikan oleh orang asing wow. Nggak nyangka sangat luar biasa. Ini baru beberapa contoh.
4. Hasil alam yang khas dan unik tiada duanya
Kopi Indonesia paling terkenal! Di gerai Starbucks di berbagai penjuru dunia anda akan menemukan kopi Java, kopi Sumatra, kopi Bali dan kopi Toraja. Di London, Australia, Jepang, Hongkong, New York dan kota-kota besar dunia pasti ada. kopi Indonesia Keren kan??
5. Biaya hidup dan harga barang yang masih murah dan terjangkau
Tentunya dalam rupiah. Kalo biaya hidup di luar negeri jelas sangat mahal. Di Singapura, misalnya biaya hidup 2-3 kali lipatnya dibanding dengan Indonesia. Di Indonesia malah masih murah dan bisa bayar pembantu, sopir, tukang kebun dls. Kalo tinggal di luar negeri mana bisa bayar pembantu, mahalnya minta ampun. Barang-barang di Indonesiapun relatif terjangkau. Transportasi di indonesia juga masih murah. Terus terang saya bersyukur dengan transportasi apalagi di bali, Jawa dan Jakarta. Di Bali, bis Transpedesaan sangat memudahkan ke mana-mana. Cuma bayar 2500 perak sampai 10.000 perak perak udah bisa keliling melewati dibeberapa desa budaya yanmg ada. Walaupun kadang telat dan macet, transportasi di Indonesia masih bisa dinikmati. Macet? Ojek aja, ha, ha, ha
6. Kebebasan beribadah masih terjamin.Indonesia secara umum masih kondusif dalam hubungan antar umat beragama. Toleransi masih nampak. Tempat ibadah berbeda keyakinan bahkan bisa berdampingan dan toleransi antar umat beragama masih terjaga.
7. Kebebasan mengakses & memanfaatkan media : internet, dan televisi
Kita masih bebas mengakses internet dan memanfaatkan internet sebagai media untuk mengekspresikan diri. Tidak seperti di Kuba, Iran dan beberapa negara sangatlah ketat dan sebagian situs diblok. Di Indonesia, bikin web atau blog pribadi masih bebas. Walaupun kecepatan akses sangat beragam, kadang-kadang connect-sinya lambat sekali, tapi masih bisa connect dan bisa online.
Kita juga masih bebas menikmati pilihan chanel TV yang ada mulai dari chanel lokal sampai chanel luar dengan berbagai acara, baik yang bermutu sampai yang nggak mutu juga ada. Penonton di Indonesia sangat dimanjakan dengan chanel TV yang berlimpah, tinggal pilih paketnya maka mau film? Sinetron? Liga Inggris? Liga Spanyol? Tinggal pencet remote dan klik.. lancer walau kadang harus mengabiskan beberapa kocek untuk mendapatkan program yang lebih aduhai untuk memiliki indovision cannel, telkomVision cannel dls. Pokoknya w3ah. Dan cukup murah kalau dibandingkan Negara berkembang lainnya.
8. Makanan yang murah meriah dan beraneka ragam.
Indonesia sebenarnya surga makanan. Mulai dari Warteg sampai Restaurant berkelas dunia. Dari sop buntut sampai bubur Manado. Dari Chinese Food sampai Nasi Lemak juga ada. Soto, rawon, bakso, bakmi, juga tersedia dengan berbagi aneka rasa. Tinggal pilih menunya dan harganya. Tentunya ini nggak boleh ketinggalan yaitu sea foodnya Indonesia sangat berlimpah. Saya sendiri penggemar sea food terutama ikan. Hm,…. jangan kuatir, ikan di Indonesia banyak dan kalau dibikin ikan bakar dengan sambal pedes, yummy. Snack atau camilan juga sangat beragam dan rasanya uenak banget. Ada tahu Lombok, tahu Sumedang, tahu Kediri, bakpia pathok Jogja, enting gepuk Salatiga, kerupuk dengan berbagai rasa dan sayur kangkung kash Lombok yang renyah serta lain-lain. Bahkan mi instant Indonesia terkenal lezat harganya juga sangat murah asal jangan makan mi instant terus.
9. Mentalitas dan daya tahan penduduk Indonesia.
Orang Indonesia termasuk tahan banting alias terbiasa hidup susah. Bahkan dengan makanan yang minim dan nggak higinies masih bisa hidup dan kuat kerja. Pernah liat di acara TV Show tentang kaum miskin di US yg diceritakan hidup begitu mengenaskan dan akhirnya diberi bantuan oleh Oprah. Padahal kehidupan mereka dibandingkan sebagian penduduk Indonesia jauh lebih baik. Kayak gitu aja mereka udah nangis2 darah sampe mau bunuh diri... Nah, masyarakat kita mau seburuk apapun hidupnya, masih bisa berkata : "Untung masih punya rumah..", "Untung masih bisa makan..", "Untung masih bisa kumpul keluarga..", "Untung masih hidup..". Ini bakal jadi modal kita buat hadapin krisi global sekarang... :).
10. Prestasi anak bangsa dalam berbagai bidang
Pernah saya baca pada suatu situs bahwa Ada Johny Setiawan, astronom asal Indonesia yang bekerja di Max Planck Institute for Astronomy Jerman sejak 2003, Dia dengan timnya menemukan delapan planet di tata surya. Tiga di antaranya adalah planet yang dinamai HD 47536c, HD 110014b, dan HD 110014c. Johny, satu-satunya ilmuwan non-Jerman di antara tiga peneliti planet lainnya di MPIA. Ada Nelson Tansu meraih gelar Profesor termuda di Amerika. Nelson Tansu lahir di Medan, 20 October 1977. Dia meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang. Teknologi kita juga tak kalah dengan bangsa lain. Batik Fraktal misalnya dengan software JBatik memenangkan Pacific Information and Communication Technology Award. Game multiplayer terbaru Nusantara Online dengan engine game ANGEL ( Another game Engine Library ) yang termasuk engine game kelas tinggi mampu menghasilkan obyek tiga dimensi dengan penampilan yang nyata adalah hasil karya anak bangsa. Robot buatan Indonesia DU-114 mampu menjadi juara dunia, memenangi kontes Robogames 2009 dalam divisi open fire fighting contest. Tim Olimpiade Matematika, Kimia dll yang tiap tahunnya memenangi lomba dengan berbagai medali dan penghargaan. Bidang olah raga, ada Chris John yang dengan jotosannya mampu membuatnya berjaya di dunia tinju Internasional. Dan masih banyak lagi yang daftarnya akan sangat panjang kalau disebut satu-persatu di sini.
Kita perlu mensyukuri telah dilahirkan pada wilayah sorganya dunia “the paradise of the worlds”
N. Danny
Sridana
|